BAHAN AJAR BIOPORI
BAHAN AJAR
BIOPORI
§ Kompetensi Dasar
3.6 menganalisis biopori dalam pengelolaan lingkungan hidup
4.6 Menerapkan konsep biopori dalam pengelolaan lingkungan hidup
§ Indikator Pencapaian Kompetensi
3.6.1 Mendeskripsikan sejarah penemuan biopori
3.6.2 Mendeskripsikan langkah-langkah pembuatan biopori
3.6.3 menunjukkan manfaat biopori bagi lingkungan
4.6.1 Mengaplikasikan langkah-langkah pembuatan biopori
§ Tujuan Pembelajaran
Setelah menggali informasi dan berdiskusi peserta didik mampu :
1. Mendeskripsikan sejarah penemuan biopori dengan percaya diri
2. Mendeskripsikan langkah-langkah pembuatan biopori dengan percaya diri
3. menunjukkan manfaat biopori bagi lingkungan dengan percaya diri
4. Mengaplikasikan langkah-langkah pembuatan biopori dengan tanggung jawab
§ Rangkuman materi
Biopori adalah lubang sedalam 80-100 cm dengan diameter 10-30 cm, dimaksudkan sebagai lubang resapan untuk menampung air hujan dan meresapkan kembali ke dalam tanah. Biopori memperbasar daya tampung tanah terhadap air hujan, mengurangi genangan air yang salanjutnya mengurangi limpahan air hujan turun ke sungai. Dengan demikian mengurangi juga aliran dan volume air sungai ketempat yang lebih rendah.
Teknologi biopori yang dicetuskan oleh Ir Kamir R Brata, M Sc dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan memanfaatkan aktifitas organisme kecil dan mikroorganisme untuk menguraikan sampah organik di dalam lubang. Makhluk-makhluk yang hampir tidak pernah hadir dalam ruang sadar kita ini membuat lubang-lubang kecil selama proses penguraian. Dalam waktu 2-4 minggu proses penguraian menghasilkan pupuk yang berguna sebagai nutrisi tanaman dan menyehatkan tanah.
Langkah-langkah pembuatan biopori :
1. Sebelum mulai membuat biopori, terlebih dahulu tentukan lokasi yang akan dijadikan tempat pembuatan.
2. Setelah ditentukan tempatnya, siram tanah yang akan dijadikan sebagai tempat pembuatan biopori dengan air agar tanah menjadi lebih lunak dan mudah untuk dilubangi.
3. Lubangi tanah dengan menggunakan bor tanah, usahakan buat yang tegak lurus.
4. Buat lubang dengan kedalaman kurang lebih 1 meter dengan diameter 10-30 cm.
5. Setelah itu, lapisi lubang menggunakan pipa PVC yang ukurannya sama dengan diameter lubang.
6. Kemudian, isi lubang dengan sampah organik seperti daun, rumput, kulit buah-buahan, dan sampah yang berasal dari tanaman lainnya.
7. Setelah itu tutup lubang menggunakan kawat besi, atau bisa juga memakai tutup pipa PVC yang sudah dilubangi terlebih dahulu.
Lubang resapan biopori ini juga harus kita rawat agar tetap terjaga kualitasnya dan dapat berfungsi dengan baik. Kita perlu melakukan beberapa hal berikut untuk merawat lubang biopori.
1. Kita dapat mengisi lubang biopori dengan sampah organik secara bertahap setiap lima hari sekali sampai lubang terisi penuh dennga sampah.
2. Lubang resapan biopori yang sudah terisi penuh dengan sampah dapat kita biarkan selama tiga bulan agar sampah tersebut nantinya menjadi kompos.
3. Setelah tiga bulan, angkat kompos yang sudah jadi dari lubang biopori, dan lubang siap diisi kembali dengan sampah yang baru. Kompos pun siap digunakan untuk memupuk tanaman yang ada di halaman rumah.
Komentar
Posting Komentar